Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Asia Heritage Buka Lagi

 Asia Heritage Pekanbaru Pasca Tutup Setelah Lebaran


Objek wisata Asia Heritage Pekanbaru jadi viral semenjak dibuka pertama kali pada tanggal 21 April 2021,  namun semakin viral pasca  dikeluarkan kebijakan oleh Wali Kota Pekanbaru, H Firdaus ST,MT untuk menutup sementara wahana dan objek wisata tersebut.  

Kebijakan yang diambil oleh Walikota Pekanbaru sebagai sanksi tegas kepada pengelola objek wisata Asia Heritage untuk tidak menjadi tempat yang  menimbulkan kerumuman selama masa liburan dan lebaran.


(Gambar :  Arnita Adam memakai Hanbok baju tradisional Korea di Pulau Jeju Asia Heritage Pekanbaru) 


Pagi ini, setelah mendapatkan kabar Asia Heritage dibuka kembali  sejak tanggal 14 Juni 2021, langsung saja aku, Melisa dan kawan-kawan menuju tempat tersebut memakai mobil, setelah membayar biaya parkir mobil Rp 5.000.   Lalu kami memarkirkan mobil di tempat parkir yang luas,  Di pintu gerbang kami di sambut dengan sebuah benteng kokoh, biasanya pengunjung mengidentikkan gerbang tersebut sebagai benteng Takeshi.

(Gambar : Melisa di benteng Takeshi) 


Setelah membeli tiket seharga Rp. 30.000 untuk tiket biasa, namun kami membeli tiket seharga Rp. 50.000 dengan berbagai fasilitas gratis,  misalkan naik kereta wahana gratis sepuasnya, serta menyewa baju kimono Jepang, discount Rp. 20.000 dan masih banyak lagi, sedang untuk anak-anak dibawah 70 cm gratis, petualangan kami segera dimulai.

(Gambar : Melisa di Pintu Gerbang Asia Heritage Pekanbaru) 


Asia Heritage Pekanbaru mengusung tema budaya Asia, tempat wisata ini masih mengadopsi konsep budaya dari 4 negara yang berada di Asia yakni China, Jepang, Korea dan Indonesia menjadikan tempat wisata ini ramai didatangi pengunjung,  berdiri diatas lahan seluas 16 hektar  Asia Heritage memberikan pengalaman yang menarik bagi para pengunjung mulai dari pilihan Wahana kuliner,  Spot foto bertemakan budaya hingga cendramata.


(Gambar : Arnita Adam di Mesjid Cheng Ho)


Semua bangunan ikonik yang terdapat di Asia Heritage dibuat semirip mungkin dengan bentuk aslinya,  ada 4 poin ikon yaitu Kyoto Jepang, Pulau Jeju Korea, China town dan  flooting market Indonesia.


Kedatangan kami di waktu siang, membuat kami harus menuju rute mesjid Cheng Ho, dengan memakai kereta wisata, selesai sholat kami menuju pulau Jeju. Setelah menyewa baju Hanbok Rp. 50.000, kami mulai hunting spot foto, Disini udaranya sejuk membuat kami betah berlama-lama.


(Gambar : Pintu masuk Rainbow Slide )


Dari pulau Jeju kami berjalan kaki menuju Rainbow Slide,  oh iya Rainbow Slide di Asia Heritage Pekanbaru ini merupakan Rainbow terpanjang di Indonesia lho.  Saat mecoba seluncur warna-warni ini terasa deg-degkan tapi setelah melewati dua tahapan yang menegangkan barulah terasa puas.


(Gambar : Naik seluncur warna-warni Rainbow Slide)

Setelah puas, kami menuju Kyoto Jepang, aku juga menyewa baju tradisional Jepang, Kimono.  Karena ada potongan harga jadi aku cuma membayar Rp. 30.000 saja selama satu jam.


(Gambar : Arnita Adam memakai baju Kimono)


Dari Kyoto kami menuju Flooting market, tetapi karena waktu asah tiba, aku pergi sendirian ke mesjid Cheng Ho kembali, setelah sholat asar kami masih ambil foto di patung master guru panda “Po” aku paling demen menirukan gayanya.


(Gambar : Arnita Adam menirukan gaya  Po)



Penulis : Arnita Adam

Editor : Nur Atika




Posting Komentar untuk "Asia Heritage Buka Lagi"

Kami menerima Kiriman Tulisan dari pembaca, Kirim naskah ke email redaksi lenggokmedia@gmail.com dengan subjek sesuai nama rubrik atau Klik link https://wa.me/+6282388859812 untuk langsung terhubung ke Whatsapp Kami.