Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

PKM Dosen BK “Remaja Produktif, Mengubah Waktu Luang Menjadi Peluang dan Bebas Narkoba”

Dosen Program Studi Bimbingan dan Konseling FIP Universitas Rokania Melakukan Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat untuk Remaja Desa Suka Maju dengan tema “Remaja Produktif, Mengubah Waktu Luang Menjadi Peluang dan Bebas Narkoba”

Penulis: Desi Lestari, M. Pd.
Dosen Prodi Bimbingan dan Konseling Universitas Rokania

Rokan Hulu – Program Studi Bimbingan dan Konseling (BK) Universitas Rokania kembali menunjukkan komitmennya dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa Bimbingan Remaja dengan tema "Remaja Produktif: Mengubah Waktu Luang Menjadi Peluang dan Bebas Narkoba." Kegiatan ini dilaksanakan di Dusun Kubu Petambang pada 24 November 2025 dan diikuti oleh puluhan remaja yang antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

Kegiatan dibuka oleh Ketua Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Rokania, Indri Reskiana, M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa remaja merupakan generasi penerus bangsa yang harus dipersiapkan agar memiliki karakter yang kuat, produktif, serta mampu menghadapi berbagai tantangan perkembangan zaman.

"Perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk hadir di tengah masyarakat. Melalui kegiatan bimbingan ini, kami berharap para remaja semakin termotivasi memanfaatkan waktu luang dengan kegiatan yang positif serta memiliki komitmen kuat untuk menjauhi penyalahgunaan narkoba," ujar Indri Reskiana.

Materi utama dalam kegiatan disampaikan oleh Anelvi Novita Sari, S.Sos., M.A. dan Annisa Faddilah, M.Pd. Kedua narasumber mengajak peserta memahami pentingnya mengelola waktu luang secara produktif melalui kegiatan belajar, mengembangkan keterampilan, berwirausaha, aktif dalam organisasi, serta membangun karakter positif sebagai bekal menghadapi masa depan.

Selain itu, peserta juga diberikan edukasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba, mulai dari dampaknya terhadap kesehatan fisik dan mental, konsekuensi hukum, hingga pengaruh buruknya terhadap kehidupan sosial dan masa depan generasi muda. Penyampaian materi dilakukan secara komunikatif sehingga peserta tidak hanya menerima informasi, tetapi juga aktif berdiskusi mengenai berbagai persoalan yang mereka hadapi dalam kehidupan sehari-hari.

Jalannya diskusi dipandu oleh Desi Lestari, M.Pd. selaku moderator. Dengan suasana yang interaktif, peserta diberikan kesempatan untuk bertanya, berbagi pengalaman, serta berdiskusi mengenai cara menghadapi tekanan pergaulan, penggunaan media sosial secara bijak, hingga strategi mengembangkan potensi diri agar menjadi remaja yang produktif dan berprestasi.

Dalam pelaksanaan kegiatan ini, tim dosen juga melibatkan mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Rokania sebagai bentuk implementasi pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning). Dua mahasiswa yang turut berpartisipasi sebagai pendamping kegiatan adalah Adinda Fahrila dan Elok Kurniawati. Kehadiran mahasiswa diharapkan dapat memberikan pengalaman langsung dalam melaksanakan layanan bimbingan kepada masyarakat sekaligus meningkatkan kompetensi profesional calon konselor.

Selama kegiatan berlangsung, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi. Hal tersebut terlihat dari keaktifan mereka dalam mengikuti sesi penyampaian materi, diskusi kelompok, hingga sesi tanya jawab. Para peserta juga menyampaikan berbagai pandangan mengenai pentingnya memiliki tujuan hidup, mengembangkan potensi diri, serta membangun lingkungan pergaulan yang sehat dan bebas dari pengaruh negatif.

Pada sesi penutup, narasumber menyampaikan tiga pesan utama kepada seluruh peserta, yaitu bahwa waktu luang merupakan peluang untuk meraih masa depan yang lebih baik, remaja harus menjadi pribadi yang produktif dan terus mengembangkan potensi diri, serta menjauhi narkoba sebagai bentuk investasi bagi masa depan yang sehat dan berkualitas.

Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Rokania berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam membentuk generasi muda yang produktif, mandiri, berkarakter, dan memiliki ketahanan diri terhadap berbagai perilaku berisiko, khususnya penyalahgunaan narkoba. Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam membangun sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat demi menciptakan generasi muda yang unggul dan berdaya saing.

Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama antara dosen, mahasiswa, dan seluruh peserta sebagai simbol komitmen bersama untuk mewujudkan generasi muda yang produktif, kreatif, serta bebas dari penyalahgunaan narkoba.

 

 

 

 

 

Posting Komentar untuk "PKM Dosen BK “Remaja Produktif, Mengubah Waktu Luang Menjadi Peluang dan Bebas Narkoba”"

Kami menerima Kiriman Tulisan dari pembaca, Kirim naskah ke dengan subjek sesuai nama rubrik ke https://wa.me/+6282388859812 klik untuk langsung terhubung ke Whatsapp Kami.