Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Puisi untuk Rokan Hilir dari Rokan Hulu

(Ilustrasi : Penyu di Pulau Jemur)

Nyanyian Penyu di Pulau Jemur
Karya : Arnita Adam

Pasir putih di Pulau Jemur
Tempat berjemur bagi sang penyu
Pelan merangkak ke laut biru
Penyeimbang di laut dalam
 
Tangan aktif menggali sarang
Menabur janji di gelap malam
Telur-telur kecil tertidur senyap
Menunggu saat terjaga
 
Tukik kecil saat menetas
Bergulir keluar dari perut pasir
Berlarian menuju Samudra air
Menyanyikan lagu kehidupan
Antara Penyu dan Pulau Jemur
                             
                    Rokan Hulu, 29 Oktober 2025

 


(Ilustrasi : Jembatan Tinggi Serusa)

Jembatan Tinggi Serusa
Karya : Arnita Adam
 
Pilar beton menjulang kaku
Jembatan Serusa membelah rindu
Arah Sinaboi, nun jauh disana
Menggantung kisah dalam senja yang merana
Bukan riuh kota, bukan tawa ceria
Hanya bisik angin dan gemercik air lesu
Bayangan tiang-tiang menari di permukaan sunyi
Saksi bisu dari waktu yang berlalu
 
Diatas sana roda kehidupan berputar cepat
Orang-orang tergesa, mengabaikan akhirat
Laju kendaraan memekakkan telinga
Dibawah jembatan, sunyi merayap
Mengahadirkan makna
 
Retak lintasan, lubang menganga di jalan
Menceritakan pilu Pembangunan yang termakan zaman
Sebuah jembatan, penghubung asa dan nestapa
Menanti uluran tangan
Dibawah langit Rokan Hilir yang hampa
Dibawah Jembatan Tinggi asa tetap terpatri
Meski rapuh, meski terabaikan kini
Menyimpan sejuta harapan warga setempat
Untuk masa depan yang lebih bermartabat
              
                            Rokan Hulu, 31 Oktober 2025

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Posting Komentar untuk "Puisi untuk Rokan Hilir dari Rokan Hulu"

Kami menerima Kiriman Tulisan dari pembaca, Kirim naskah ke dengan subjek sesuai nama rubrik ke https://wa.me/+6282388859812 klik untuk langsung terhubung ke Whatsapp Kami.