Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Pengabdian Dosen BK Universitas Rokania di KUA Rambah Hilir : Edukasi Pranikah untuk Mewujudkan Keluarga Harmonis

Dosen Program Studi Bimbingan dan Konseling FIP Universitas Rokania Gelar Pengabdian Masyarakat di KUA Rambah Hilir: Edukasi Pranikah untuk Mewujudkan Keluarga Harmonis

Penulis: Annisa Fadillah, M. Pd.
Dosen Prodi Bimbingan dan Konseling Universitas Rokania

 

Sebagai bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, dosen Bimbingan dan Konseling Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Rokania melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Rambah Hilir dengan mengangkat tema "Bimbingan Pranikah bagi Pasangan Muda untuk Membentuk Keluarga yang Harmonis: Memahami Sistem Kerja Otak Laki-laki dan Perempuan." Kegiatan ini dilaksanakan di KUA Rambah Hilir pada 05 Februari 2026 dan diikuti oleh puluhan pasangan calon pengantin yang antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang bertujuan memberikan edukasi kepada calon pengantin agar memiliki kesiapan psikologis, emosional, dan sosial sebelum memasuki kehidupan berumah tangga.

Kegiatan ini diikuti oleh pasangan calon pengantin yang sedang mengikuti program bimbingan pranikah di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Rambah Hilir. Melalui kegiatan ini, para peserta memperoleh pemahaman mengenai pentingnya mengenali karakteristik psikologis, pola pikir, pola komunikasi, serta perbedaan cara kerja otak laki-laki dan perempuan dalam membangun kehidupan rumah tangga yang harmonis.

Ketua Tim Pengabdian kepada Masyarakat sekaligus Ketua Program Studi Bimbingan dan Konseling dan dalam kegiatan ini juga berperan sebagai Narasumber,  Indri Reskiana, M.Pd., menyampaikan bahwa keberhasilan membangun keluarga yang harmonis tidak hanya ditentukan oleh kesiapan ekonomi, tetapi juga oleh kesiapan emosional, kemampuan berkomunikasi secara efektif, sikap saling memahami, serta kesediaan menghargai perbedaan antara suami dan istri.

"Melalui materi mengenai perbedaan cara kerja otak laki-laki dan otak perempuan, peserta diajak memahami bahwa setiap individu memiliki cara berpikir, merespons emosi, dan berkomunikasi yang berbeda. Pemahaman ini menjadi bekal penting bagi calon pasangan dalam membangun hubungan yang sehat, saling menghargai, dan mampu menyelesaikan konflik secara bijaksana," ujar Indri Reskiana, M.Pd.

Kegiatan ini turut didukung oleh tim dosen Program Studi Bimbingan dan Konseling Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Rokania, yaitu Annisa Fadillah, M.Pd., Anelvi Novita Sari, S.Sos., M.A., dan Desi Lestari, M.Pd., yang secara aktif berperan pendampingan peserta dan diskusi interaktif mengenai berbagai tantangan yang dihadapi pasangan muda dalam kehidupan berumah tangga.

Selain dosen, kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling, yaitu Yulia Astuti dan Ramadani, yang berkontribusi dalam membantu pelaksanaan kegiatan, mendampingi peserta, serta mendukung kelancaran proses bimbingan pranikah. Keterlibatan mahasiswa menjadi bagian dari implementasi pembelajaran berbasis pengabdian (service learning), sehingga mereka memperoleh pengalaman langsung dalam memberikan layanan edukatif kepada masyarakat.

Sinergi antara dosen, mahasiswa, dan KUA Kecamatan Rambah Hilir, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini diharapkan mampu memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan bagi calon pengantin dalam membangun hubungan yang sehat, memperkuat komunikasi, serta mewujudkan keluarga yang harmonis, berkualitas, dan berketahanan.

Melalui kegiatan ini diharapkan para calon pengantin tidak hanya siap secara administratif untuk menikah, tetapi juga memiliki kesiapan mental, emosional, dan sosial sehingga mampu membangun keluarga yang harmonis, saling mendukung, dan mampu menghadapi berbagai dinamika kehidupan rumah tangga.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini merupakan wujud komitmen Universitas Rokania dalam memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat melalui penerapan ilmu pengetahuan, khususnya dalam bidang pendidikan, Bimbingan dan Konseling, guna mendukung terwujudnya keluarga Indonesia yang berkualitas.

Pada sesi penutup, narasumber menyampaikan pesan kepada seluruh peserta bahwa perbedaan cara kerja otak laki-laki dan otak perempuan merupakan anugerah yang harus dipahami, bukan dipertentangkan. Pemahaman terhadap perbedaan tersebut akan membantu pasangan membangun komunikasi yang lebih efektif, saling menghargai karakter masing-masing, serta mampu menyelesaikan berbagai persoalan rumah tangga dengan bijaksana. Dengan bekal tersebut, calon suami dan istri diharapkan lebih siap membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah.

 

Posting Komentar untuk "Pengabdian Dosen BK Universitas Rokania di KUA Rambah Hilir : Edukasi Pranikah untuk Mewujudkan Keluarga Harmonis"

Kami menerima Kiriman Tulisan dari pembaca, Kirim naskah ke dengan subjek sesuai nama rubrik ke https://wa.me/+6282388859812 klik untuk langsung terhubung ke Whatsapp Kami.