Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

PGRI Kecamatan Kepenuhan Bersinergi dengan MKKS Kecamatan Kepenuhan dalam Pengimbasan Festival Tunas Bahasa Ibu

PGRI Kecamatan Kepenuhan Bersinergi dengan MKKS Kecamatan Kepenuhan dalam Pengimbasan Festival Tunas Bahasa Ibu 

KEPENUHAN, ROKAN HULU-Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Kepenuhan bersinergi dengan Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) dan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Kecamatan Kepenuhan dalam mendukung kegiatan Pengimbasan Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Tahun 2026. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 10 Oktober 2026, di Kecamatan Kepenuhan, Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau.

(Gambar : Kegiatan Pengimbasan Revitalisasi Bahasa Daerah dan Festival Tunas Bahasa ibu) 

Kegiatan pengimbasan ini menjadi salah satu upaya untuk memperkuat pelestarian bahasa ibu serta menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap bahasa dan budaya daerah. Sinergi antara PGRI dan K3S diharapkan mampu mendorong keterlibatan guru dan satuan pendidikan dalam mengembangkan pembelajaran bahasa daerah yang menarik, kreatif, dan berkelanjutan.

(Gambar : Kegiatan Pengimbasan Revitalisasi Bahasa Daerah dan Festival Tunas Bahasa ibu)

Kecamatan Kepenuhan dikenal sebagai salah satu wilayah adat di Kabupaten Rokan Hulu yang masih mempertahankan tradisi dan adat istiadat masyarakatnya. Oleh sebab itu, pelestarian bahasa ibu menjadi bagian penting dalam menjaga identitas budaya sekaligus mewariskan nilai-nilai luhur kepada generasi penerus.

(Gambar : Kegiatan Pengimbasan Revitalisasi Bahasa Daerah dan Festival Tunas Bahasa ibu) 

Melalui kegiatan pengimbasan FTBI 2026, para guru diharapkan dapat berbagi pengetahuan, pengalaman, serta praktik baik dalam pembinaan bahasa dan sastra daerah. Upaya ini juga diharapkan membuka ruang bagi peserta didik untuk mengenal, menggunakan, dan mencintai bahasa ibu melalui berbagai kegiatan literasi dan kreativitas.

Sinergi PGRI Kecamatan Kepenuhan dan K3S menunjukkan bahwa pelestarian bahasa ibu bukan hanya menjadi tanggung jawab individu atau komunitas tertentu, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh unsur pendidikan dan masyarakat.

Dengan semangat kebersamaan, kegiatan ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam menjaga keberlangsungan bahasa daerah agar tetap hidup, berkembang, dan dikenal oleh generasi muda di tengah perubahan zaman.

(Gambar : Kegiatan Pengimbasan Revitalisasi Bahasa Daerah dan Festival Tunas Bahasa ibu) 

Amir Usin, S.Pd., Kepala SDN 014 Kepenuhan, mewakili panitia mengatakan “Melalui kegiatan Penguatan Program Revitalisasi Bahasa Daerah dan Pengimbasan Festival Tunas Bahasa Ibu Tahun 2026 di Aula PGRI Kepenuhan dengan peserta 64 orang  guru SD dan SMP Se-kecamatan Kepenuhan, Harapan kedepan Sekolah Dasar dan menengah yang ada di Kepenuhan mampu bersaing dan mengirimkan utusan Kabupaten Rokan Hulu di ajang FTBI tahun depan, karena dulu Kepenuhan mampu mencapai ajang Tingkat Nasional,   kami ingin kembali mengukir kembali prestasi yang ditorehkan para pendahulu kami, semoga kami bisa menjadikan Kepenuhan Negeri Beradat tampil di event FTBI ini” Tutur Amir

Bahasa ibu adalah identitas, budaya adalah warisan, dan pendidikan adalah jembatan untuk meneruskannya kepada generasi mendatang.

Hendra, Ketua Panitia sekaligus Ketua Pelaksana Kegiatan mengatakan  “Dalam kegiatan ini, saya ditunjuk sebagai ketua panitia sekaligus ketua pelaksana. Harapan kami, melalui kegiatan ini, Kecamatan Kepenuhan dapat turut berperan aktif dalam melestarikan bahasa ibu, khususnya bahasa daerah yang menjadi identitas dan warisan budaya masyarakat”

(Gambar : Kegiatan Pengimbasan Revitalisasi Bahasa Daerah dan Festival Tunas Bahasa ibu) 

“Kecamatan Kepenuhan merupakan salah satu dari lima Luhak yang ada di Kabupaten Rokan Hulu. Daerah ini masih sangat kental dengan adat istiadat yang terus dipertahankan dan dilestarikan oleh masyarakatnya.Oleh karena itu, kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga menjadi sarana untuk menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap bahasa ibu, adat istiadat, dan budaya daerah. Dengan demikian, warisan leluhur ini dapat terus hidup dan diwariskan kepada generasi berikutnya.” Tuturnya

(Gambar : Kegiatan Pengimbasan Revitalisasi Bahasa Daerah dan Festival Tunas Bahasa ibu) 

Darmawan Syah Guru SD Negeri 016 Kepenuhan mengatakan “Revitalisasi bahasa daerah merupakan langkah penting untuk menjaga warisan budaya agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman. Melalui kegiatan ini, kita berharap generasi muda tidak hanya mampu memahami bahasa daerah, tetapi juga bangga menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari. Sekolah memiliki peran strategis dalam menanamkan kecintaan terhadap bahasa daerah sejak dini, sehingga bahasa dan budaya Melayu tetap lestari serta dapat diwariskan kepada generasi berikutnya.”

Berkat kegigihan semua anggota yang terlibat, Kegiatan ini dikoordinasikan oleh Hendra, S.Pd. selaku Ketua PGRI Kecamatan Kepenuhan sekaligus Ketua Panitia, bersama Amir Usin, S.Pd. selaku Ketua KKKS dan Sekretaris Panitia, serta Dra. Zuraida selaku Koordinator MKKS Kecamatan Kepenuhan. Dukungan administrasi dan keuangan kegiatan turut dikelola oleh Intan Suriati, S.Pd. selaku Bendahara Panitia, sehingga kegiatan ini terlaksana dengan antusias dan semangat. 

Terbukti dengan banyaknya guru yang bertanya  Maya shintania, S. Pd, SD dari SDN 009 Kepenuhan dan Dian Amalia dari SD 013 Kepenuhan serta bapak ibu guru lainnya. 

 

Penulis : Arnita Adam
Editor : Nuratika

 

Posting Komentar untuk "PGRI Kecamatan Kepenuhan Bersinergi dengan MKKS Kecamatan Kepenuhan dalam Pengimbasan Festival Tunas Bahasa Ibu "

Kami menerima Kiriman Tulisan dari pembaca, Kirim naskah ke dengan subjek sesuai nama rubrik ke https://wa.me/+6282388859812 klik untuk langsung terhubung ke Whatsapp Kami.